Langsung ke konten utama

Moral Komunitarianisme dalam Perspektif Etzioni

Aulia Dina Oktavia (20107020006)

Prodi Sosiologi

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Moral Komunitarianisme dalam Perspektif Etzioni

 


Amitai Etzioni merupakan seorang sosiolog modern yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Ia lahir pada 4 Januari 1929. Etzioni dikenal dengan gerakannya yang bernama gerakan komutarian. Teori tersebut telah banyak digunakan oleh para ilmuan. Dalam pemikirannya, tentu Etzioni dipengaruhi oleh beberapa tokoh diantaranya Emile Durkheim, Ferdinand Tonnies, George Herbert Mead dan lain-lain. Karya-karya dari Amitai Etzioni yaitu Modern Organization, The New Golden Rule dan lain-lain.

Dalam pemahaman saya, komunitarianisme merupakan sebuah upaya dalam mempererat keintiman mayarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial, sehingga terciptanya kebersamaan. Komunitarianisme akan mendorong masyarakat untuk menciptakan kehangatan dalam ikatan sosial serta kebersamaan dan  gotong royong antar kelas sosial atau kelompok sosial. Untuk itu, Etzioni menciptakan konsep mengenai komunitarianisme sebagai kritik terhadap liberalisme barat yang lebih mementingkan hak individu daripada kepentingan bersama dan lebih menekankan pada sisi kebebasannya mematikan rasa empati serta meluncurkan seorang moral. Etzioni menggambarkan seorang moral sebagai jiwa komunitarianisme yang merupakan sebuah dorongan atau motivasi dalam diri setiap individu untuk menemukan makna kemanusiaan yang lebih dalam. ‘

Pada era modern ini,  moral akan pudar secara perlahan seiring berkurangnya makna kemanusiaan menjadi sebuah instrumen. Individu tidak lagi berelasi kepada sesama dan bentuk sosial telah disalurkan melalui institusi sosial. Sebab, seorang moral akan terbentuk dari interaksi sosial antar individu atau kelompok dengan suatu komunitas. Contoh sederhananya, seperti sebuah keluarga yang menerima para pengungsi setelah pengusi tersebut ditolak oleh keluarga yang lain. Keluarga penolong tersebut memiliki hubungan erat dengan orangtua pengusi, karena relasi tersebut maka tumbuhlah rasa empati di anggota keluarga penolong. Untuk itu, Etzioni berasumsi bahwa kesadaran dan nilai moral dibalik tindakan komunitarian adalah sebuah keinginan untuk menerima sang asing dalam kehidupan bermasyarakat. Istilah jalan ketiga menurut Etzioni sebagai titik tengah atau penyeimbang diantara aspek kebebasan liberalisme dan keteraturan totalitarianisme dalam kehidupan bermasyarakat

Dengan demikian, terdapat tiga institusi sosial yang menjadi pilar terhadap terbentuknya seorang moral  di dalam masyarakat yang dikenal juga dengan istilah jalan ketiga yaitu negara, pasar dan komunitas. Meskipun suatu pemerintahan memiliki sistem politik yang baik dan ekonomi yang berkembang pesat, tetapi tidak memiliki komunitas yang baik dan sehat, maka hanya akan menimbulkan regenerasi penduduk suatu negara menjadi lemah dan sulit untuk berkembang.

Daftar Pustaka

Meiwanda, Geovani & Meilani, Nur & Amri, Khairul. (2019). KOMUNITARIAN MASYARAKAT NELAYAN INDONESIA: KAWASAN PESISIR RUPAT UTARA. Jurnal Kebijakan Publik. 10. 83. 10.31258/jkp.10.2.p.83-90.

Jessie P. Dowling, The Semi-Professions and Their Organization: Teachers, Nurses, Social Workers. Edited by Amitai Etzioni. New York: Free Press, 1969. 328 pp. $10.95, Social Work, Volume 15, Issue 3, July 1970, Pages 121–123, https://doi.org.online.uin-suka.ac.id/10.1093/sw/15.3.121

Etzioni, A., & Etzioni, O. (1997). Editorial: Communities: Virtual vs. Real. Science, 277(5324), 295–295. http://www.jstor.org/stable/2892822

Amitai Etzioni—Twenty years of ‘The Moral Dimension: Toward a New Economics’, Socio-Economic Review, Volume 6, Issue 1, January 2008, Pages 135–173, https://doi.org/10.1093/ser/mwm021

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial Charles Tilly (27 Mei 1929 - 29 April 2008) merupakan seorang sosiolog modern yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Ia terkenal karena teorinya mengenai pergerakan sosial. Teori tersebut telah banyak digunakan oleh para ilmuan. Dalam pemikirannya, tentu Tilly dipengaruhi oleh beberapa tokoh diantaranya Karl Marx, Max Weber, Herbert Spencer dan lain-lain. Karya-karya dari Charles Tilly yaitu Contentious Politics , Durable Inequality dan lain-lain. Saya mengenal teori pergerakan sosial dari karya Tilly, serta beberapa jurnal yang saya baca. Tilly mengartikan bahwa gerakan sosial sebagai serangkaian pertunjukan yang kontroversial, tampilan dan kampanye yang biasa orang membuat klaim kolektif pada orang lain [Tilly, 2004]. Tilly berasumsi bahwa gerakan sosial merupakan kendaraan utam...

TEORI SISTEM NIKLAS LUHMANN

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Sistem Niklas Luhmann   Niklas Luhmann (8 Desember 1927 - 6 November 1998) merupakan seorang polikus yang sangat terkenal, beliau merupakan salah satu tokoh sosiologi modern. Pemikiran-pemikiran Luhmann banyak dipakai dikalangan ilmuan untuk memahami realitas sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Latar belakang pendidikannya bermula dari bidang hukum, ketika Luhmann berkuliah di Universitas Freiburg pada tahun 1949. Salah satu teori Luhmann yang sangat terkenal adalah teori sistem. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Luhmann adalah Talcott Parsons, Jurgen Harbenas dan lain-lain. Saya mengenal teori sistem bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori sistem. Menurut Luhmann kunci yang dapat...

Teori Konflik Dialektika Dahrendorf

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Prodi Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Konflik Dialektika Dahrendorf Dahrendorf merupakan salah tokoh sosiolog modern berkebangsaan Jerman. Ia lahir pada 01 Mei 1929. Ayahnya bernama Gustav Dahrendorf dan ibunya bernama Lina. Pada tahun 1947-1952, Dahrendorf belajar filsafat, psikologi dan sosiologi di Universitas Hamburg. Dahrendorf wafat pada 17 Juni 2009 di Cologne, Gemany. Karya utama dahrendorf membahas mengenai konflik pada masyarakat industrial. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Dahrendorf adalah Talcott Parsons, Karl Marx dan Marx Weber. Munculnya teori konflik dialektika Dahrendorf berasal dari kritik atas teori struktural fungsional secara umum dan kritik terhadap Parsonian khusus. Namun model teori konflik dialektika juga sumbangan dari model teori konfliknya Marx dan Weber.   Saya mengenal teori Dahrendorft bukan dari buku aslinya melainkan dari buku T...