Langsung ke konten utama

Teori Harlod Garfinkel

 

Aulia Dina Oktavia 

(20107020006)


Teori Harlod Garfinkel

      Harlod Garfinkel ( 29 November 1917 – 21 April 2011) merupakan seorang sosiolog modern berkebangsaan Amerika, yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Garfinkel yang dikenal ahli dalam bidang Etnometodologi. Ia telah mengembangkan dan membangun Etnometodologi sebagai bidang penyelidikannya dalam sosiologi. Garfinkel tertarik dari karya Florian Znaniecki mengenai teori tindakan sosial dan studi pandang aktor atau individu. Garfinkel belajar banyak dari Talcott Parson. Ia juga salah satu siswa dari Alfred Schutz. Karyanya yang sangat populer adalah Studies In Etnometodologi

Pemikiran yang memengaruhi Garfinkel

·      Pertama, fenomenologi yaituMenggambarkan kesadaran manusia serta menjelaskan bagaimana kesadaran tersebut terbentuk. Kedua, natural attitude oleh Husserk, natural attitude atau yang disebut dengan commonsense reality merupakan sebuah perilaku yang wajar dan murni tanpa adanya paksaan. Ketiga, teori tindakan Parson yaitu motivasi yang mendorong tindakan individu selalu didasarkan pada aturan atau norma yang ada dalam masyarakat tempat individu tersebut hidup.

       Saya mengenal teori etnometodologi bukan dari sumber aslinya, melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Bernard Raho (2021), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan bahwa Etnometodologi lebih menekankan apa yang dilakukan seseorang, dimana Garfinkel memusatkan perhatiannya pada persoalan bagaimana struktur itu tercipta dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, etnometodologi merupakan suatu studi mengenai bagaimana individu menerapkan dan memahami dalam kehidupan sehari-hari.

     Dalam pemahaman saya, Garfinkel berasumsi bahwa fakta sosial sebagai fenomena sosiologi fundamental. Grafinkel mencoba menjelaskan etnometodologi sebagai suatu cara individu untuk menyelesaikan persoalannya. Etnometodologi memerlukan pendalaman secara detail mengenai praktik kehidupan keseharian masyarakat melalui observasi secara langsung mengenai percakapan mereka. Asumsinya percakapan merupakan cara seseorang melakukan konstruksi realitas. Garfinkel percaya bahwa ilmu pengetahuan dapat mengatasi persoalan. Grafinkel menjelaskan bahwa dunia nyata penuh dengan masalah sesuai dengan keadaanya, dan individu memiliki metode sendiri untuk mengatasi masalahnya.

Contoh dari etnometodologi yaitu terkait (PPKM) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Dalam hal ini, sangat merugikan bagi pedagang, dimana para pedagang harus kehilangan pelanggan, dan tentunya terdapat kebijakan yang memberatkan dan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Hal itulah yang tentunya menjadi evaluasi sekaligus tantangan bagi pemerintah  agar bertindak sesuai prosedur yang ada serta membuat kebijakan yang sesuai dengan kemampuan masyarakat maupun pedagang.

Analisis percakapan adalah salah satu bidang yang paling cepat berkembang dalam etnometodologi.Sosiologi yang ditawarkan oleh Garfinkel adalah sosiologi sebagai aktivitas sehari-hari, dimana percakapan-percakapan yang dilakukan sehari-hari itu menjadi bagian yang dapat dianalisis oleh Garfinkel. Sebuah percakapan kalimat-kalimat tertentu tercipta dalam suatu komunitas atau kelompok. Misalnya kata mager, rebahan, cuan itu merupakan sebuah percakapan yang dapat dikonstruksi  dalam kelompok kecil dan memiliki tanda yang dapat dipahami oleh kelompok-kelompok kecil.

 

Referensi :

Garfinkel, H. (1996). Ethnomethodology’s Program. Social Psychology Quarterly, 59(1), 5–21. https://doi.org/10.2307/2787116

Fele, G. (2012). Harold Garfinkel, 29 October 1917—21 April 2011. Human Studies, 35(2), 153–155. http://www.jstor.org/stable/23258598

Lynch, M. (2011). Obituary: Harold Garfinkel (29 October 1917 — 21 April 2011): A remembrance and reminder. Social Studies of Science, 41(6), 927–942. http://www.jstor.org/stable/23210222

Susilo, D. (2017). Etnometodologi Sebagai Pendekatan Baru dalam Kajian Ilmu Komunikasi. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 1(1), 62–72. https://doi.org/10.25139/jsk.v1i1.66

Ritzer, George. (2012). Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial Charles Tilly (27 Mei 1929 - 29 April 2008) merupakan seorang sosiolog modern yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Ia terkenal karena teorinya mengenai pergerakan sosial. Teori tersebut telah banyak digunakan oleh para ilmuan. Dalam pemikirannya, tentu Tilly dipengaruhi oleh beberapa tokoh diantaranya Karl Marx, Max Weber, Herbert Spencer dan lain-lain. Karya-karya dari Charles Tilly yaitu Contentious Politics , Durable Inequality dan lain-lain. Saya mengenal teori pergerakan sosial dari karya Tilly, serta beberapa jurnal yang saya baca. Tilly mengartikan bahwa gerakan sosial sebagai serangkaian pertunjukan yang kontroversial, tampilan dan kampanye yang biasa orang membuat klaim kolektif pada orang lain [Tilly, 2004]. Tilly berasumsi bahwa gerakan sosial merupakan kendaraan utam...

TEORI SISTEM NIKLAS LUHMANN

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Sistem Niklas Luhmann   Niklas Luhmann (8 Desember 1927 - 6 November 1998) merupakan seorang polikus yang sangat terkenal, beliau merupakan salah satu tokoh sosiologi modern. Pemikiran-pemikiran Luhmann banyak dipakai dikalangan ilmuan untuk memahami realitas sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Latar belakang pendidikannya bermula dari bidang hukum, ketika Luhmann berkuliah di Universitas Freiburg pada tahun 1949. Salah satu teori Luhmann yang sangat terkenal adalah teori sistem. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Luhmann adalah Talcott Parsons, Jurgen Harbenas dan lain-lain. Saya mengenal teori sistem bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori sistem. Menurut Luhmann kunci yang dapat...

Teori Konflik Dialektika Dahrendorf

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Prodi Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Konflik Dialektika Dahrendorf Dahrendorf merupakan salah tokoh sosiolog modern berkebangsaan Jerman. Ia lahir pada 01 Mei 1929. Ayahnya bernama Gustav Dahrendorf dan ibunya bernama Lina. Pada tahun 1947-1952, Dahrendorf belajar filsafat, psikologi dan sosiologi di Universitas Hamburg. Dahrendorf wafat pada 17 Juni 2009 di Cologne, Gemany. Karya utama dahrendorf membahas mengenai konflik pada masyarakat industrial. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Dahrendorf adalah Talcott Parsons, Karl Marx dan Marx Weber. Munculnya teori konflik dialektika Dahrendorf berasal dari kritik atas teori struktural fungsional secara umum dan kritik terhadap Parsonian khusus. Namun model teori konflik dialektika juga sumbangan dari model teori konfliknya Marx dan Weber.   Saya mengenal teori Dahrendorft bukan dari buku aslinya melainkan dari buku T...