Langsung ke konten utama

Teori Pilihan Rasional

 

Nama   : Aulia Dina Oktavia

Kelas   : Sosiologi A

NIM    : 20107020006

 

Teori Pilihan Rasional 


Salah satu tokoh sosiologi modern yang telah memberikan sumbangannya terhadap sosiologi adalah James Samuel Coleman. Coleman merupakan seorang sosiolog yang berasal dari Amerika. Coleman lahir pada 12 Mei 1926, dan meninggal pada 25 Maret 1995. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Coleman adalah Paul Lazarsfeld, Robert Merton, dan Seymour Martin Lipset.

Saya mengenal teori pilihan rasional bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori pilihan rasional, dimana dalam teori tersebut fokus pembahasannya berada pada aktor dan sumber daya. Aktor merupakan individu atau pelaku tindakan sosial. Sedangkan sumber daya merupakan segala sesuatu yang memfasilitasi atau membantu individu dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Teori pilihan rasional menekankan pada seorang aktor yang bertindak karena memiliki tujuan atau intensionalitas. Dalam mencapai tujuan tersebut, maka aktor akan menggunakan berbagai sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai tujuan. Dalam hal ini, sumber daya dibagi menjadi dua, yaitu sumber daya material (uang, gedung, fisik,dll) dan sumber daya non material (kepercayan). Coleman berasumsi bahwa semua individu yang bertindak akan mengorientasikan kepentingannya pada pemenuhan tujuan, dan setiap individu akan menggunakan sumber dayanya untuk mencapai tujuan.

Dalam pemahaman saya, teori pilihan rasional lebih memusatkan perhatiannya pada aktor dan sumber daya, dimana aktor dilihat sebagai sebuah individu atau kelompok yang melakukan tindakan dan memiliki tujuan. Sedangkan sumber daya merupakan sesuatu yang menarik perhatian dan yang dapat di kontrol oleh aktor. Antara satu aktor dengan aktor lainnya, tentu memiliki sumber daya yang berbeda. Perbedaan sumber daya yang dimiliki oleh aktor tentunya akan membuat mereka saling ketergantungan. Saling ketergantungan atau saling membutuhkan satu sama lain itulah yang akan menciptakan struktur atau sistem sosial. Dalam hal ini, tindakan sosial tidak sepenuhnya bertujuan untuk mencapai kepentingan pribadi. Para aktor yang terlibat dalam sebuah interaksi tentunya akan bernegosiasi untuk menggerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuannya.

Implementasi dari teori pilihan rasional yaitu mengenai siswa dan guru. Menurut siswa, nilai merupakan suatu tujuan yang sangat penting. Oleh karena itu, siswa (aktor) akan mengorientasikan semua kegiatannya untuk meraih tujuan, yaitu untuk mendapatkan nilai yang bagus. Lalu siswa akan menggunakan segala sumber daya yang dimilikinya (les privat atau membeli buku-buku) agar tujuannya dapat tercapai. Sumber daya tersebut dapat menjadi peluang, seperti kemampuan akademik (tugas atau ujian), aktivitas dan pemenuhan tugas-tugas yang ia miliki, sehingga siswa dapat mencapai tujuan yaitu mendapatkan nilai yang bagus. Sebaliknya, guru juga akan menggunakan sumber daya yang ia miliki (memiliki otoritas untuk mengajar). Dengan demikian, kita akan melihat antara dua aktor (guru dan siswa) yang memiliki orientasi (tujuan) yang jelas, dan keduanya menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk meraih tujuan tersebut. Kedua aktor tersebut tentunya akan saling berinteraksi dan keduanya saling membutuhkan (ketergantungan), sehingga akan memunculkan sebuah sistem sosial 


Referensi :

Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. (edisi kedelapan). Pustaka pelajar. Yogyakarta

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial Charles Tilly (27 Mei 1929 - 29 April 2008) merupakan seorang sosiolog modern yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Ia terkenal karena teorinya mengenai pergerakan sosial. Teori tersebut telah banyak digunakan oleh para ilmuan. Dalam pemikirannya, tentu Tilly dipengaruhi oleh beberapa tokoh diantaranya Karl Marx, Max Weber, Herbert Spencer dan lain-lain. Karya-karya dari Charles Tilly yaitu Contentious Politics , Durable Inequality dan lain-lain. Saya mengenal teori pergerakan sosial dari karya Tilly, serta beberapa jurnal yang saya baca. Tilly mengartikan bahwa gerakan sosial sebagai serangkaian pertunjukan yang kontroversial, tampilan dan kampanye yang biasa orang membuat klaim kolektif pada orang lain [Tilly, 2004]. Tilly berasumsi bahwa gerakan sosial merupakan kendaraan utam...

TEORI SISTEM NIKLAS LUHMANN

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Sistem Niklas Luhmann   Niklas Luhmann (8 Desember 1927 - 6 November 1998) merupakan seorang polikus yang sangat terkenal, beliau merupakan salah satu tokoh sosiologi modern. Pemikiran-pemikiran Luhmann banyak dipakai dikalangan ilmuan untuk memahami realitas sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Latar belakang pendidikannya bermula dari bidang hukum, ketika Luhmann berkuliah di Universitas Freiburg pada tahun 1949. Salah satu teori Luhmann yang sangat terkenal adalah teori sistem. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Luhmann adalah Talcott Parsons, Jurgen Harbenas dan lain-lain. Saya mengenal teori sistem bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori sistem. Menurut Luhmann kunci yang dapat...

Teori Konflik Dialektika Dahrendorf

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Prodi Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Konflik Dialektika Dahrendorf Dahrendorf merupakan salah tokoh sosiolog modern berkebangsaan Jerman. Ia lahir pada 01 Mei 1929. Ayahnya bernama Gustav Dahrendorf dan ibunya bernama Lina. Pada tahun 1947-1952, Dahrendorf belajar filsafat, psikologi dan sosiologi di Universitas Hamburg. Dahrendorf wafat pada 17 Juni 2009 di Cologne, Gemany. Karya utama dahrendorf membahas mengenai konflik pada masyarakat industrial. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Dahrendorf adalah Talcott Parsons, Karl Marx dan Marx Weber. Munculnya teori konflik dialektika Dahrendorf berasal dari kritik atas teori struktural fungsional secara umum dan kritik terhadap Parsonian khusus. Namun model teori konflik dialektika juga sumbangan dari model teori konfliknya Marx dan Weber.   Saya mengenal teori Dahrendorft bukan dari buku aslinya melainkan dari buku T...