Langsung ke konten utama

Teori Praktik Pierre Bourdieu

 

Aulia Dina Oktavia (20107020006)

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora

Prodi Sosiologi

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

 

Teori Praktik Pierre Bourdieu

 


Pierre Felix Bourdieu (1 Agustus 1930 - 23 Januari 2002) merupakan seorang polikus yang sangat terkenal, beliau merupakan salah satu tokoh sosiologi modern. Pemikiran-pemikiran Bourdieu banyak dipakai dikalangan ilmuan untuk memahami berbagai realitas di masyarakat saat ini. Salah satu teori Bourdieu yang sangat terkenal adalah teori praktik. Karya-karya dari Bordieu berpengaruh terhadap bidang pendidikan, antropologi dan sosiologi. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Bourdieu adalah Aristoteles, Max Weber, Thomas Aquinas, Picasso, Hegel, Marx, Durkheim, Jeane Paul Sartre, Franz Fanon, Huserl, Sausure, Wittgenstein, Levi Strauss, Martin Heidegger, Michel Foucault, dan lain-lain.

Saya mengenal teori praktik bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori praktik, dimana habitus dikali dengan modal ditambah dengan ranah/area tentunya akan menghasilkan praktik. Habitus merupakan kerangka struktur dalam memahami dan menilai realitas dan penghasil praktik-praktik dalam kehidupan yang sesuai dengan struktur obyektif. Modal memiliki cakupan yang sangat luas diantaranya modal ekonomi, budaya dan simbolik yang dapat digunakan untuk merebut dan mempertahankan perbedaan dan dominasi. Ranah atau yaitu ruang atau semesta sosial tertentu yang digunakan sebagai tempat bagi agen atau aktor sosial yang saling bersaing. Di dalam arena, para agen tentunya bersaing untuk mendapatkan berbagai bentuk sumber daya materil maupun simbolik, yang bertujuan untuk memastikan perbedaan yang akan menjamin status aktor sosial.

Menurut pemahaman saya, teori bourdieu memiliki beberapa kata kunci diantaranya kuasa simbolik, kelas, agen, praktik sosial, struktur, disposisi, habitus, modal, ranah, perjuangan kelas, doxa dan dominasi maskulin. Konsep praktik yang populer dirumuskan Bourdieu adalah (Habitus x Modal) + Ranah = Praktik. Teori yang Bourdieu kemukakan dikenal dengan teori praktik. Teori praktik merupakan perpaduan atau campuran yang berpusat pada agen atau aktor dengan teori yang berpusat pada struktur dalam membentuk kehidupan sosial.

Manusia merupakan makhluk sosial, tentunya tidak terlepas dari proses interaksi dan komunikasi sosial antar sesama individu maupun kelompok masyarakat. Interaksi  dan komunikasi sosial pada habitus sudah kita terapkan sejak kita lahir. Konsep habitus yang dirumuskan Bourdieu merupakan nilai-nilai, mode-mode hidup, baik-buruk yang kita serap pada lingkungan kita. Teori harbitus tidak hanya sekedar kebiasaan, melainkan sebuah produk dari struktur. Harbitus merupakan produk sejarah yang terbentuk setelah manusia lahir.  Artinya, akan selalu diciptakan dan akan selalu berubah, tergantung siapa yang menciptakan (merupakan hasil pembelajaran). Habitus berkaitan erat dengan lapangan (arena). Arena merupakan dunia luar kita yang diinternalisasi dan menjadi sasaran ekternalisasi.  Habitus dan arena saling relevan, proses penyerapan habitus dan ranah sama, akan tetapi ekspresinya berbeda-beda, hal itu yang membedakan karena adanya kapital (modal). Jadi, kita memiliki habitus, kita hidup dalam arena, yang kita lakukan dalam arena sesuai dengan habitus kita ditentukan oleh modal yang kita miliki

Implementasi dari teori Bourdieu yaitu aktivitas yang saya lakukan sehari-hari adalah memasak. Saya selalu dibimbing Ibu saya dalam memasak. Tujuannya untuk menghasilkan masakan yang lezat dan saya memiliki keahlian dalam bidang memasak. Analisis dari contoh tersebut adalah habitus terletak pada rutinitas yang saya lakukan sehari-hari (memasak). Ranah terletak pada dapur yang saya gunakan untuk memasak. Lalu modal terletak pada pemahaman atau skill yang saya dapatkan ketika memasak. Dengan demikian, contoh diatas merupakan implementasi dari teori Bourdieu.

Referensi :

Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. (edisi kedelapan). Pustaka pelajar. Yogyakarta

Fatmawati, N. (2020). PIERRE BOURDIEU DAN KONSEP DASAR KEKERASAN SIMBOLIK. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan12(1), 41 - 60. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/madani.v12i1.1899

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Charles Tilly: Perspektif Teori Pergerakan Sosial Charles Tilly (27 Mei 1929 - 29 April 2008) merupakan seorang sosiolog modern yang telah memberikan kontribusinya terhadap sosiologi. Ia terkenal karena teorinya mengenai pergerakan sosial. Teori tersebut telah banyak digunakan oleh para ilmuan. Dalam pemikirannya, tentu Tilly dipengaruhi oleh beberapa tokoh diantaranya Karl Marx, Max Weber, Herbert Spencer dan lain-lain. Karya-karya dari Charles Tilly yaitu Contentious Politics , Durable Inequality dan lain-lain. Saya mengenal teori pergerakan sosial dari karya Tilly, serta beberapa jurnal yang saya baca. Tilly mengartikan bahwa gerakan sosial sebagai serangkaian pertunjukan yang kontroversial, tampilan dan kampanye yang biasa orang membuat klaim kolektif pada orang lain [Tilly, 2004]. Tilly berasumsi bahwa gerakan sosial merupakan kendaraan utam...

TEORI SISTEM NIKLAS LUHMANN

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Sistem Niklas Luhmann   Niklas Luhmann (8 Desember 1927 - 6 November 1998) merupakan seorang polikus yang sangat terkenal, beliau merupakan salah satu tokoh sosiologi modern. Pemikiran-pemikiran Luhmann banyak dipakai dikalangan ilmuan untuk memahami realitas sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Latar belakang pendidikannya bermula dari bidang hukum, ketika Luhmann berkuliah di Universitas Freiburg pada tahun 1949. Salah satu teori Luhmann yang sangat terkenal adalah teori sistem. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Luhmann adalah Talcott Parsons, Jurgen Harbenas dan lain-lain. Saya mengenal teori sistem bukan dari buku aslinya melainkan dari buku Teori Sosiologi Modern karya Ritzer, George (2012), serta dari beberapa jurnal yang saya baca. Buku ini menjelaskan mengenai teori sistem. Menurut Luhmann kunci yang dapat...

Teori Konflik Dialektika Dahrendorf

  Aulia Dina Oktavia (20107020006) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Prodi Sosiologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga   Teori Konflik Dialektika Dahrendorf Dahrendorf merupakan salah tokoh sosiolog modern berkebangsaan Jerman. Ia lahir pada 01 Mei 1929. Ayahnya bernama Gustav Dahrendorf dan ibunya bernama Lina. Pada tahun 1947-1952, Dahrendorf belajar filsafat, psikologi dan sosiologi di Universitas Hamburg. Dahrendorf wafat pada 17 Juni 2009 di Cologne, Gemany. Karya utama dahrendorf membahas mengenai konflik pada masyarakat industrial. Tokoh yang memengaruhi pemikiran Dahrendorf adalah Talcott Parsons, Karl Marx dan Marx Weber. Munculnya teori konflik dialektika Dahrendorf berasal dari kritik atas teori struktural fungsional secara umum dan kritik terhadap Parsonian khusus. Namun model teori konflik dialektika juga sumbangan dari model teori konfliknya Marx dan Weber.   Saya mengenal teori Dahrendorft bukan dari buku aslinya melainkan dari buku T...